Skip to main content

Lulus Tes CPNS, Pegawai Honorer K2 Belum Tentu Jadi PNS

Lulus Tes CPNS, Pegawai Honorer K2 Belum Tentu Jadi PNS.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, mengungkapkan, pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara online membuat praktik curang yang terjadi di penerimaan PNS sulit terulang kembali.

Azwar, di Jakarta, Rabu 12 Maret 2014, menjelaskan, di daerah banyak pihak yang mengakali pengumuman jika penerimaan dilakukan dengan surat. “Dengan cara pengumuman terbuka ini, yang mengakses semakin banyak dan bisa saling mengawasi,” katanya.

Dia menuturkan, di kantornya setiap hari selalu datang para pegawai honorer dari berbagai lembaga pemerintahan dan juga daerah yang protes, karena telah lulus dari seleksi CPNS K2, tetapi belum menjadi PNS.

Menurut Azwar, sesuai aturan, pegawai honorer yang berhak mengikuti tes CPNS adalah mereka yang telah tercatat sebagai pegawai honorer sebelum Desember 2005.

Untuk itu, dia mengungkapkan, Kementerian PAN dan RB bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan melakukan verifikasi ulang kepada pemerintah daerah dan lembaga yang mengusulkan.

Sebab, menurut Azwar, yang mengetahui kebenaran data adalah pemerintah daerah dan juga instansi di tempat pegawai honorer tersebut bekerja.

Kepala BKN, Eko Sutrisno, mengungkapkan, saat ini para pegawai honorer tersebut belum lolos sebagai PNS, melainkan hanya lulus untuk ujian sebagai CPNS.

Untuk bisa resmi mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP), kepala daerah dan kepala instansi di tempat mereka bekerja harus menandatangani Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM).

“Tanpa SKTM itu, pegawai honorer yang telah lolos seleksi tidak akan bisa menjadi PNS, karena di daerah dan instansi menjadi pembuktian serta pertanggungjawabannya,” katanya.

Dengan SKTM ini, menurut Eko, pemerintah akan bertanggung jawab untuk memverifikasi para pegawai honorer yang berhak untuk mengikuti tes CPNS.

Dia juga berharap, mereka yang tidak lolos seleksi CPNS terus memantau dan memberikan laporan ke Kementerian PAN dan RB jika terjadi kecurangan.

“Tapi, harus jelas laporannya, namanya siapa, di mana, agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Masyarakat Pertanyakan Formasi Penerimaan CPNS 2018, Inilah Jawaban Akun Resmi BKNgoid

CPNS 2018 . Masyarakat yang menunggu kabar kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) meminta respon Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pasalnya hingga saat ini belum ada kepastian tentang segala hal tentang tahapan penerimaan CPNS 2018 . Melalui akun twitter resmi lembaga tersebut akhirnya menjawab rasa ingin tahu warganet yang menanyakan kabar penerimaan CPNS 2018 . Warganet bahkan menaruh kecurigaan pada akun resmi tersebut karena kurang responsif. " Bls dong min tuh jawab banyak yang nanya.. Ini asli bkn bukan si jadi curiga, meni ga antusias gituh ," cuit akun @MarlanYusril. Setelah banyak akun yang menanyakan, akhirnya BKN menjawab pertanyaan warganet. "#SobatBKN, mimin sampaikan bahwa saat ini Pemerintah blm mengumumkan penerimaan #CPNS2018. Prediksi, jml formasi, syarat dll yg beredar selama ini tdk dpt dipertanggungjawabkan. Info yg mimin sampaikan pun bersifat generik. So, sabar ya. Orang sabar disayang Tuhan .....," cuit akun BKNgoid

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

CPNS 2018. Sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS 2018 , BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran cpns secara online melalui web SSCN, Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenpanRB ), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk cpns dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN. Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan p

KemenpanRB: Hati-Hati Seminar Pengadaan CPNS 2018

Masyarakat diminta hati-hati terhadap hoax Seminar Nasional Pengadaan CPNS Tahun 2018 yang beredar melalui media sosial. "Kementerian PANRB tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk menyelenggarakan seminar nasional mengenai pengadaan CPNS 2018 sebagaimana klaim dalam acara tersebut," tegas Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Sabtu (30/06). Herman mengingatkan agar masyarakat waspada atas inisiatif pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut. "Waspada terhadap pihak mana pun yang mengklaim mendapatkan dukungan dari Kementerian PANRB dan seolah-olah dapat menghadirkan narasumber pejabat dari Kementerian PANRB dalam penyelenggaraaan seminar, pelatihan, bimbingan belajar, atau kegiatan sejenis lainnya," ucapnya. Dijelaskan lebih lanjut bahwa, semua informasi terkait perkembangan pengadaan CPNS akan disampaikan melalui portal resmi menpan.