Skip to main content

Ratusan Pegawai Honorer tak Lolos Tes CPNS Rusak Kantor Bupati

Ratusan pegawai honorer K2 di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, mengamuk dan merusak kantor bupati, Senin (24/2/2014).

Mereka memprotes pengumuman hasil pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur honorer.

Para pegawai honorer itu, mendatangi kantor Bupati Seram Bagian Barat (SBB) sejak pagi. Tak hanya kantor Bupati, kantor Badan Kepegawaian Daerah juga menjadi sasaran kemarahan massa.

Mereka lantas merusak pagar kantor dan menerobos ke halaman kantor. Massa kemudian melampiaskan kemarahannya, dengan melempari semua kaca jendela kantor itu dengan batu.

Selain para pegawai honorer K2, ratusan pegawai honorer yang dinyatakan lulus tes CPNS pada tahun 2010 namun tidak mendapatkan SK CPNS juga ikut dalam aksi tersbut.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut, bahkan kewalahan menghalau massa yang semakin anarkistis.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa memprotes pengumuman hasil pengangkatan CPNS.

“Kami menilai ada kecurangan dalam pengumuman hasil pengangkatan ini. Mengapa kami yang sudah lama mengabdi tidak diangkat, sedangkan yang baru sudah diangkat,” teriak salah satu demonstran.

Masa menilai pengangkatan CPNS sangat tidak professional dan sarat kepentingan. “Kami minta hasil pengumuman ini dibatalkan dan ditinjau kembali. Jangan menipu kami dan jangan merampas hak-hak kami,” teriak pendemo lainnya.

Hingga berita ini diunggah, ratusan pegawai honorer ini masih terus mengepung kantor Bupati SBB. Massa masih terus mengamuk di depan kantor itu.

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran CPNS 2021 Mulai 31 Mei, Inilah Syarat dan Cara Daftar CPNS 2021

Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non-guru rencananya bakal dibuka mulai 31 Mei-21 Juni 2021 mendatang. Sebelumnya, telah dibuka rekrutmen untuk sekolah kedinasan. Kini, tinggal menunggu hari saja untuk rekrutmen pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK tersebut. "Tanggal di atas betul adanya (31 Mei-21 Juni 2021) karena memang sebagai informasi awal agar rekan-rekan di daerah bisa terinfo untuk antisipasi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Andi Rahadian. Agar tidak kelewatan ada baiknya para calon pelamar mempersiapkan diri dengan mencicil persyaratan yang dibutuhkan dari sekarang. Berikut ini syarat lengkap Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK: 1. Peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun 2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tah

PENGUMUMAN Pengadaan CPNS Kementerian Pertanian Formasi 2014

PENGUMUMAN Pengadaan CPNS Kementerian Pertanian Formasi 2014 Dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi dibidang manajemen SDM aparatur dan mewujudkan reformasi sistem pengadaan Aparatur Sipil Negara berbasis kompetensi, yang dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, akuntabel, tidak diskriminatif, dan bebas dari praktek KKN maka Kementerian Pertanian akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2014.  Untuk mengisi formasi Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014, maka Kementerian Pertanian membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 yang akan ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia, sebagai berikut: I. PERSYARATAN DAN TAHAPAN SELEKSI CPNS KEMENTERIAN

Honorer Usia di Atas 35 Tahun Tak Bisa Diangkat CPNS

CPNS 2015 . Keinginan tenaga honorer terutama yang berusia di atas 35 tahun untuk diangkat menjadi CPNS buyar sudah. Ini menyusul dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materiil UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diajukan oleh Rochmadi Sularsono, PNS asal Ponorogo dan tiga tenaga honorer yaitu Wahid Ahmad Nahrowi, Siti Murijstul Khadijah, serta Iva Fitria. Dalam permohonannya, para pemohon meminta agar majelis hakim konstitusi membatalkan pasal dalam UU ASN yang menyebutkan batasan umur menjadi CPNS 35 tahun, karena dianggap bertentang dengan UUD 1945 Pasal 27. "Kami kecewa dengan keputusan MK, karena banyak honorer yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun usianya sudah di atas 35 tahun. Apa tidak ada rasa kemanusiaan di para petinggi negara ini, sampai harapan kami menjadi CPNS harus buyar," kata Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong saat dimintai tangga