Skip to main content

Bupati Sumedang Terima Hasil Audit Soal CPNS

Bupati Sumedang H Ade Irawan menerima laporan tertulis Hasil Audit Investigasi 970 Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2) yang lulus CPNS dari Tim Investigasi THK2 yang dipimpin Kepala Inspektorat Pemkab Sumedang, Iwa Kuswaeri. “Memang betul, saya sudah menerima hasil tertulis dari Tim Investigasi THK2,” kata Bupati Sumedang H Ade Irawan ketika dihubungi melalui telefon di Sumedang.

Bupati menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tim sudah mengelompokkan THK2 menjadi dua kelompok, yakni yang memenuhi kriteria (MK) sebanyak 613 orang dan yang tidak memenuhi kriteria (TMK) 357 orang.

“Kalau dilihat dari bukti pemberkasan hasil pemeriksaan MK maupun TMK, insya Allah dokumennya bisa dipertanggungjawabkan. Meski demikian, mengingat THK2 ini sudah menjadi masalah nasional, sehingga saya akan ekstra hati-hati dalam menyikapinya. Hal itu, terutama jika sudah masuk ke pelaksanaan pengajuan NIP (Nomor Induk Pegawai),” ujarnya.

Dikatakan, rincian kategori TMK itu didapat dari pengakuan langsung yang bersangkutan 130 orang, keterangan saksi 183 orang, SK palsu atau dicabut oleh pemberi SP (Surat Perintah) 38 orang dan mengundurkan diri 6 orang. Adapun metode audit yang digunakan tim, meliputi audit persyaratan administrasi, wawancara dan audit fisik lapangan.

Kriteria yang digunakan dalam audit investigasi itu, mengacu pada Surat Edaran Kemenegpan dan RB (Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) No.05/2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang bekerja di lingkungan instansi pemerintah. Kriterianya.

Yakni, diangkat oleh pejabat berwenang, bekerja di instansi pemerintah, masa kerja minimal satu tahun per tanggal 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus-menerus. Selain itu, berusia minimal 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun per tanggal 1 Januari 2006.

“Kalau tidak masuk pada kriteria SE Kemenegpan dan RB tersebut, tim memasukkannya pada TMK. Permasalahan di lapangan, diantaranya surat penugasan THK2 yang dipalsukan, TMT (tanggal mulai tugas) dimundurkan. Selain itu juga, THK2 yang penugasan awalnya di instansi swasta di kabupaten lain dan tidak bekerja secara terus-menerus,” ucap Ade Irawan.

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran CPNS 2021 Mulai 31 Mei, Inilah Syarat dan Cara Daftar CPNS 2021

Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non-guru rencananya bakal dibuka mulai 31 Mei-21 Juni 2021 mendatang. Sebelumnya, telah dibuka rekrutmen untuk sekolah kedinasan. Kini, tinggal menunggu hari saja untuk rekrutmen pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK tersebut. "Tanggal di atas betul adanya (31 Mei-21 Juni 2021) karena memang sebagai informasi awal agar rekan-rekan di daerah bisa terinfo untuk antisipasi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Andi Rahadian. Agar tidak kelewatan ada baiknya para calon pelamar mempersiapkan diri dengan mencicil persyaratan yang dibutuhkan dari sekarang. Berikut ini syarat lengkap Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK: 1. Peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun 2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tah

PENGUMUMAN Pengadaan CPNS Kementerian Pertanian Formasi 2014

PENGUMUMAN Pengadaan CPNS Kementerian Pertanian Formasi 2014 Dalam rangka pelaksanaan Reformasi Birokrasi dibidang manajemen SDM aparatur dan mewujudkan reformasi sistem pengadaan Aparatur Sipil Negara berbasis kompetensi, yang dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, akuntabel, tidak diskriminatif, dan bebas dari praktek KKN maka Kementerian Pertanian akan mengadakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2014.  Untuk mengisi formasi Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014, maka Kementerian Pertanian membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 yang akan ditempatkan pada Kantor Pusat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian di seluruh Indonesia, sebagai berikut: I. PERSYARATAN DAN TAHAPAN SELEKSI CPNS KEMENTERIAN

Honorer Usia di Atas 35 Tahun Tak Bisa Diangkat CPNS

CPNS 2015 . Keinginan tenaga honorer terutama yang berusia di atas 35 tahun untuk diangkat menjadi CPNS buyar sudah. Ini menyusul dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak permohonan uji materiil UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diajukan oleh Rochmadi Sularsono, PNS asal Ponorogo dan tiga tenaga honorer yaitu Wahid Ahmad Nahrowi, Siti Murijstul Khadijah, serta Iva Fitria. Dalam permohonannya, para pemohon meminta agar majelis hakim konstitusi membatalkan pasal dalam UU ASN yang menyebutkan batasan umur menjadi CPNS 35 tahun, karena dianggap bertentang dengan UUD 1945 Pasal 27. "Kami kecewa dengan keputusan MK, karena banyak honorer yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun usianya sudah di atas 35 tahun. Apa tidak ada rasa kemanusiaan di para petinggi negara ini, sampai harapan kami menjadi CPNS harus buyar," kata Ketua Tim Investigasi Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Riyanto Agung Subekti alias Itong saat dimintai tangga