Skip to main content

Formasi CPNS Rekrutan Khusus 2014

Formasi CPNS Rekrutan Khusus 2014

Selain kebijakan diatas, rupanya Menteri PAN RB akan membuat perekrutan khusus dalam penerimaan CPNS tahun ini, apa saja ??

300 Formasi Kaum Penyandang Cacat

Penambahan Jumlah alokasi formasi untuk penyandang cacat pada tahun ini patut diacungi jempol, karena ini adalah merupakan terobosan baru bagi dunia kerja, dimana penyandang cacat diberikan hak yang sama dan hak yang seluas luasnya untuk mengabdi kepada negara.

Pada pengadaan cpns tahun sebelumnya formasi untuk kaum disable disediakan sebanyak 250 formasi, dan untuk tahun ini formasi ditingkatkan lagi menjadi 300 formasi. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ini berarti ada peningkatan sebanyak 20%.

Dikutip dari perkataan Azwar, Menteri PAN RB tersebut menyatakan bahwa formasi kaum disabilitas ini sebaiknya ditempatkan di slot formasi khusus, misalnya untuk pengoperasian komputer dan Call Center.

Kriteria kecacatan kaum disable ini diserahkan langsung kepada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah daerah yang akan merekrut formasi tersebut dengan disesuaikan kesiapan sarana masing-masing instansi yang bersangkutan.

Pengadaan formasi bagi kaum disable dimulai pada tahun 2013, dan rupanya formasi ini akan selalu ada setiap tahunnya sebagai persamaan hak warga negara tanpa memandang kekurangan fisik yang dimilikinya.

Dokter Spesialis Ditempatkan di Puskesmas

Azwar Abu Bakar rupanya tidak main main dalam memperhatikan masalah kesehatan manusia manusia Indonesia, karena bagaimana tidak – tahun ini Azwar Abubakar menginginkan dokter spesialis bisa ditempatkan di puskesmas di berbagai daerah. Selain sebagai salah satu membantu pelayanan kepada masyarakat, hal ini juga dimaksudkan untuk mendorong program BPJS Kesehatan agar bisa berjalan sesuai harapan.

“Pemerintah mengeluarkan uang sekian triliun, tetapi tenaganya juga harus cukup. Kita imbangi, nanti kerjasama dengan Depkes daerah mana saja yang dibutuhkan,” kata dia.

Untuk dokter sendiri dibutuhkan 3000 orang. Sehingga semua puskesmas diwajibkan ada dokter. “Kalau tidak ada dokter, namanya bukan rumah sakit itu,” ujar Azwar.

Mencegah Sarjana Pintar Direbut Negera Lain

Pemerintah akan membentuk tim agar para sarjana sarjana Indonesia yang pintar tidak direbut bangsa lain. Sebagai upaya hal tersebut pemerintah akan  mengadakan perekrutan khusus untuk para sarjana pintar agar bisa menjadi pegawai negara.

“Kita buat tim untuk perekrutan untuk masuk ke LIPI, BPPT, jadi orang-orang itu jangan dicuri luar negeri. Walaupun pembayaran tidak memuaskan, minimal kita merangkullah,” ucapnya di kantor Wakil Presiden, Jakarta.

Perekrutan Anak SMA di Daerah Maluku dan Papua

Karena kurangnya minat untuk menjadi PNS di tanah Papua, pemerintah saat ini akan melakukan perekrutan khusus anak SMA di daerah Papua dan Maluku. Setelah direkrut mereka akan dilatih untuk menjadi seorang guru dan perawat menggunakan beasiswa. 

Download Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS 2014

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran CPNS 2021 Mulai 31 Mei, Inilah Syarat dan Cara Daftar CPNS 2021

Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non-guru rencananya bakal dibuka mulai 31 Mei-21 Juni 2021 mendatang. Sebelumnya, telah dibuka rekrutmen untuk sekolah kedinasan. Kini, tinggal menunggu hari saja untuk rekrutmen pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK tersebut. "Tanggal di atas betul adanya (31 Mei-21 Juni 2021) karena memang sebagai informasi awal agar rekan-rekan di daerah bisa terinfo untuk antisipasi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Andi Rahadian. Agar tidak kelewatan ada baiknya para calon pelamar mempersiapkan diri dengan mencicil persyaratan yang dibutuhkan dari sekarang. Berikut ini syarat lengkap Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK: 1. Peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun 2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tah

Masyarakat Pertanyakan Formasi Penerimaan CPNS 2018, Inilah Jawaban Akun Resmi BKNgoid

CPNS 2018 . Masyarakat yang menunggu kabar kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) meminta respon Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pasalnya hingga saat ini belum ada kepastian tentang segala hal tentang tahapan penerimaan CPNS 2018 . Melalui akun twitter resmi lembaga tersebut akhirnya menjawab rasa ingin tahu warganet yang menanyakan kabar penerimaan CPNS 2018 . Warganet bahkan menaruh kecurigaan pada akun resmi tersebut karena kurang responsif. " Bls dong min tuh jawab banyak yang nanya.. Ini asli bkn bukan si jadi curiga, meni ga antusias gituh ," cuit akun @MarlanYusril. Setelah banyak akun yang menanyakan, akhirnya BKN menjawab pertanyaan warganet. "#SobatBKN, mimin sampaikan bahwa saat ini Pemerintah blm mengumumkan penerimaan #CPNS2018. Prediksi, jml formasi, syarat dll yg beredar selama ini tdk dpt dipertanggungjawabkan. Info yg mimin sampaikan pun bersifat generik. So, sabar ya. Orang sabar disayang Tuhan .....," cuit akun BKNgoid

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

CPNS 2018. Sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS 2018 , BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran cpns secara online melalui web SSCN, Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenpanRB ), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk cpns dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN. Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan p