Skip to main content

Honorer Bodong yang Lulus Tes CPNS Diminta Mundur

Forum Honorer Indonesia (FHI) Kabupaten Muara Enim menduga tenaga honorer kategori dua (K2) yang lolos tes menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terindikasi banyak yang bodong.

“Salah satu contohnya yaitu El bertugas di salah satu sekolah di Kabupaten Muara Enim masa kerja tahun 2008. Padahal, menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2012 minimal terhitung 1 Januari 2005 sampai dengan 31 Desember 2005 terhitung satu tahun masa kerja,” jelas Koordinator Daerah FHI Kabupaten Muara Enim Tantowi dalam keterangan tertulisnya.

Tantowi yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Guru dan Pegawai Honorer (AGPH) Muara Enim menjelaskan, pihaknya sedang melakukan penyelusuran data bodong dan mengumpulkan data-data tenaga honorer bodong untuk dilaporkan ke instansi dan lembaga terkait di Jakarta.

“FHI Muara Enim berharap dan menghimbau agar tenaga honorer bodong dengan kesadaran sendiri untuk mengundurkan diri,” tegasnya.

Dia juga meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Muara Enim untuk melakukan verifikasi dan validasi data K2 yang lolos tes sebelum diusulkan dalam pengajuan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Rencananya FHI Korda Muara Enim akan melaporkan data-data tenaga honorer bodong ke FHI Pusat untuk selanjutnya diteruskan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara,  ICW, dan lain-lain. 

“Mereka ini mitra FHI Pusat dalam menangani permasalahan tenaga honorer bodong dan penanganan kasus-kasus tenaga honorer,” papar dia.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Pembina FHI Pusat Hasbi menyatakan pengaduan dari Korda FHI Muara Enim telah diterima pihaknya. Dalam waktu dekat, FHI Pusat akan melakukan kordinasi kembali dengan ICW guna menindaklanjuti laporan Korwil/Korda FHI dari berbagai daerah.”Masalah data bodong ini akan dilaporkan ke Mabes POLRI,” jelasnya. (Ndw)

Comments

Popular posts from this blog

Pendaftaran CPNS 2021 Mulai 31 Mei, Inilah Syarat dan Cara Daftar CPNS 2021

Pendaftaran CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru dan non-guru rencananya bakal dibuka mulai 31 Mei-21 Juni 2021 mendatang. Sebelumnya, telah dibuka rekrutmen untuk sekolah kedinasan. Kini, tinggal menunggu hari saja untuk rekrutmen pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK tersebut. "Tanggal di atas betul adanya (31 Mei-21 Juni 2021) karena memang sebagai informasi awal agar rekan-rekan di daerah bisa terinfo untuk antisipasi," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Andi Rahadian. Agar tidak kelewatan ada baiknya para calon pelamar mempersiapkan diri dengan mencicil persyaratan yang dibutuhkan dari sekarang. Berikut ini syarat lengkap Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK: 1. Peserta harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kecuali jabatan tertentu, paling tinggi 40 tahun 2. Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tah

Masyarakat Pertanyakan Formasi Penerimaan CPNS 2018, Inilah Jawaban Akun Resmi BKNgoid

CPNS 2018 . Masyarakat yang menunggu kabar kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) meminta respon Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pasalnya hingga saat ini belum ada kepastian tentang segala hal tentang tahapan penerimaan CPNS 2018 . Melalui akun twitter resmi lembaga tersebut akhirnya menjawab rasa ingin tahu warganet yang menanyakan kabar penerimaan CPNS 2018 . Warganet bahkan menaruh kecurigaan pada akun resmi tersebut karena kurang responsif. " Bls dong min tuh jawab banyak yang nanya.. Ini asli bkn bukan si jadi curiga, meni ga antusias gituh ," cuit akun @MarlanYusril. Setelah banyak akun yang menanyakan, akhirnya BKN menjawab pertanyaan warganet. "#SobatBKN, mimin sampaikan bahwa saat ini Pemerintah blm mengumumkan penerimaan #CPNS2018. Prediksi, jml formasi, syarat dll yg beredar selama ini tdk dpt dipertanggungjawabkan. Info yg mimin sampaikan pun bersifat generik. So, sabar ya. Orang sabar disayang Tuhan .....," cuit akun BKNgoid

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

CPNS 2018. Sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS 2018 , BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran cpns secara online melalui web SSCN, Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenpanRB ), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk cpns dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN. Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan p