Skip to main content

Seleksi CPNS 2021, Formasi Pegawai ASN 'di Balik Meja' akan Dikurangi

ASNINDONESIA.ID - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan ada perbedaan formasi penerimaan CPNS 2021 kali ini dengan sebelumnya. Ia menegaskan, formasi pegawai yang hanya 'bekerja di balik meja' atau pekerja bagian administrasi akan dikurangi secara drastis dan lebih diprioritaskan formasi penyuluh dan tenaga lapangan.

Tjahjo menyampaikan, Presiden Jokowi telah mengamanatkan perekrutan CPNS 2021/2022 mulai mengurangi pekerjaan staf administrasi atau sekadar bekerja 'di balik meja'. "Arahan Bapak Presiden Jokowi kepada kami, kalau bisa tahun anggaran 2021 diperbanyak (formasi) penyuluh,” kata Tjahjo saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI.

“(Pekerja) yang bisa lebih banyak terjun ke lapangan dan terjun ke masyarakat. Sehingga, mengurangi penerimaan CPNS yang hanya duduk di meja, yang kerjanya hanya kerja-kerja administrasi saja,” kata Tjahjo.



Formasi pekerjaan di meja dan sebatas administrasi ini, kata Menpan-RB, akan dikurangi formasinya dan memperbanyak formasi lain, termasuk guru, penyuluh pertanian, tenaga kesehatan, dan lainnya. Sebab, ia mengatakan permintaan jabatan alokasi terbanyak pada 2021 adalah tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.

"Untuk pemerintah pusat itu terbanyak dosen, kemudian sipir atau penjaga penjara dengan kualifikasi SMA. Kemudian, penyuluh KB walaupun tidak bisa dialokasi keseluruhan dan analis perkara peradilan serta pemeriksa," ujarnya.

Untuk alokasi formasi pemerintah di daerah, ia menyebut terbanyak masih di formasi guru, seperti guru BK, guru TIK, dan guru matematika. Kemudian, jabatan tenaga kesehatan, seperti dokter dan perawat serta asisten apoteker.

Sementara, jabatan teknis seperti pranata komputer penyuluh pertanian, kehutanan, dan pengawas benih tanaman. "Untuk pemerintah kabupaten kota alokasi terbanyak masih jabatan guru, seperti guru kelas, guru penjasorkes, dan guru BK. Kemudian, jabatan tenaga kesehatan, seperti perawat, bidan, dan dokter. Juga, jabatan teknis lainnya, termasuk penyuluh pertanian, auditor, dan pengelola barang dan jasa," ungkap Tjahjo.

Penerimaan CPNS tahun 2021 akan diperuntukkan pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta sekolah kedinasan. Tahun ini, pemerintah membuka sekitar 1,3 juta formasi untuk PNS dan PPPK.

Jumlah kebutuhan untuk guru PPPK sebanyak 1 juta formasi, untuk pemerintah pusat sebesar 83 ribu formasi, dan pemerintah daerah sebesar 189 ribu formasi.


Daftar Formasi  CPNS 2021/2021

Adapun daftar formasi yang banyak dibuka untuk CPNS di instansi pusat adalah:
1. Penjaga Tahanan
2. Analisis Perkara Peradilan
3. Pemeriksa
4. Analisis Hukum Pertanahan
5. Perawat

Untuk tingkat provinsi, formasi CPNS 2021 dibagi menjadi 2 kategori, formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Berikut ini formasi yang paling banyak dibuka:
a. Tenaga kesehatan
1. Perawat
2. Dokter
3. Asisten Apoteker
4. Perekam Medis
5. Bidan

b. Tenaga teknis
1. Polisi Kehutanan
2. Pengelola Keuangan
3. Pranata Komputer
4. Pengelola Perpustakaan
5. Penyuluh Pertanian

Kemudian di tingkat kabupaten/kota juga dibagi menjadi dua kategori. Berikut ini formasi terbanyak yang dibuka:
a. Tenaga kesehatan
1. Perawat
2. Bidan
3. Dokter
4. Apoteker
5. Pranata Laboratorium Kesehatan

b. Tenaga teknis
1. Auditor
2. Penyuluh Pertanian
3. Pengelola Keuangan
4. Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
5. Polisi Pamong Praja

Kemenpan-RB juga merilis beberapa formasi terbanyak yang dibuka untuk calon pegawai PPPK (CPPPK). Di instansi pusat formasi yang akan banyak dibuka adalah sebagai berikut:
1. Penyuluh KB
2. Penyuluh Perikanan
3. Penyuluh Kehutanan
4. Perawat
5. Perencana

Untuk institusi daerah di tingkat provinsi, formasi CPPK dibagi dalam 3 kategori. Mulai dari tenaga guru, kesehatan, dan teknis. Berikut ini daftarnya:
a. Tenaga guru
1. Guru BK
2. Guru TIK
3. Guru Matematika
4. Guru Penjaskes
5. Guru Seni Budaya

b. Tenaga kesehatan
1. Perawat
2. Asisten Apoteker
3. Pranata Laboratorium Kesehatan
4. Apoteker
5. Bidan

c. Tenaga teknis
1. Pranata Komputer
2. Teknik Jalan dan Jembatan
3. Instruktur
4. Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa
5. Penyuluh Kehutanan

Lebih lanjut, di institusi tingkat kabupaten/kota, formasi juga dibagi dalam 3 kategori. Berikut formasi terbanyak yang akan dibuka:
a. Tenaga guru
1. Guru Kelas
2. Guru Penjaorkes
3. Guru BK
4. Guru TIK
5. Guru Agama Islam

b. Tenaga kesehatan
1. Perawat
2. Bidan
3. Pranata Laboratorium Kesehatan
4. Perekam Medis
5. Asisten Apoteker

c. Tenaga teknis
1. Penyuluh Pertanian
2. Arsiparis
3. Pranata Komputer
4. Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa
5. Pamong Belajar

Comments

Popular posts from this blog

Masyarakat Pertanyakan Formasi Penerimaan CPNS 2018, Inilah Jawaban Akun Resmi BKNgoid

CPNS 2018 . Masyarakat yang menunggu kabar kepastian jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) meminta respon Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pasalnya hingga saat ini belum ada kepastian tentang segala hal tentang tahapan penerimaan CPNS 2018 . Melalui akun twitter resmi lembaga tersebut akhirnya menjawab rasa ingin tahu warganet yang menanyakan kabar penerimaan CPNS 2018 . Warganet bahkan menaruh kecurigaan pada akun resmi tersebut karena kurang responsif. " Bls dong min tuh jawab banyak yang nanya.. Ini asli bkn bukan si jadi curiga, meni ga antusias gituh ," cuit akun @MarlanYusril. Setelah banyak akun yang menanyakan, akhirnya BKN menjawab pertanyaan warganet. "#SobatBKN, mimin sampaikan bahwa saat ini Pemerintah blm mengumumkan penerimaan #CPNS2018. Prediksi, jml formasi, syarat dll yg beredar selama ini tdk dpt dipertanggungjawabkan. Info yg mimin sampaikan pun bersifat generik. So, sabar ya. Orang sabar disayang Tuhan .....," cuit akun BKNgoid

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

CPNS 2018. Sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS 2018 , BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran cpns secara online melalui web SSCN, Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenpanRB ), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk cpns dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN. Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan p

KemenpanRB: Hati-Hati Seminar Pengadaan CPNS 2018

Masyarakat diminta hati-hati terhadap hoax Seminar Nasional Pengadaan CPNS Tahun 2018 yang beredar melalui media sosial. "Kementerian PANRB tidak pernah bekerja sama dengan pihak mana pun untuk menyelenggarakan seminar nasional mengenai pengadaan CPNS 2018 sebagaimana klaim dalam acara tersebut," tegas Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Sabtu (30/06). Herman mengingatkan agar masyarakat waspada atas inisiatif pihak yang tidak bertanggungjawab tersebut. "Waspada terhadap pihak mana pun yang mengklaim mendapatkan dukungan dari Kementerian PANRB dan seolah-olah dapat menghadirkan narasumber pejabat dari Kementerian PANRB dalam penyelenggaraaan seminar, pelatihan, bimbingan belajar, atau kegiatan sejenis lainnya," ucapnya. Dijelaskan lebih lanjut bahwa, semua informasi terkait perkembangan pengadaan CPNS akan disampaikan melalui portal resmi menpan.